Hafiz Dorong Rejuvenasi Gerakan Pemuda, Ajak Generasi Muda Jambi Kuasai Teknologi dan Perkuat Leadership

DJAMBI.ID, Jambi – Ketua DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Hafiz , menegaskan pentingnya kebangkitan gerakan pemuda melalui kegiatan Rejuvenasi Organisasi Kepemudaan yang digelar bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jambi, Bertempat di Swissbell Hotel Jambi, Jum’at (10/04/2026)

Menurut Hafiz, forum ini menjadi ruang strategis untuk mengembalikan semangat juang, pikiran yang progresif, serta solidaritas generasi muda di Provinsi Jambi.

Dalam sambutannya, Hafiz menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dispora Provinsi Jambi, Novriadi, beserta jajaran atas kolaborasi dan kerja keras sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

“Selama kurang lebih satu tahun enam bulan kami memimpin DPRD Provinsi Jambi, banyak menerima audiensi dari OKP, BEM, dan mahasiswa. Dari pertemuan itu, kami menangkap satu kegelisahan yang sama: generasi muda ingin Jambi lebih baik di masa depan,” ujar Hafiz.

Ia menegaskan, Rejuvenasi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan untuk mengembalikan esensi perjuangan organisasi kepemudaan—menguatkan ide, gagasan, serta karakter pemuda agar mampu menjadi motor perubahan.

Hafiz juga menyoroti tantangan global dan geopolitik yang berdampak hingga ke daerah. Kondisi ekonomi yang tidak menentu, termasuk meningkatnya angka pemutusan hubungan kerja (PHK), menjadi tantangan tersendiri, terlebih bagi angkatan kerja usia muda.

Di sisi lain, ia menyebut struktur keuangan daerah masih bergantung pada transfer pemerintah pusat yang mencapai sekitar 58 persen. Dengan adanya kebijakan efisiensi dari pusat, daerah dituntut untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita tidak bisa hanya bergantung. Meningkatkan PAD membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk optimisme dan kontribusi generasi muda,” tegasnya.

Hafiz menekankan bahwa organisasi kepemudaan harus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika sosial. Ia mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama perubahan.

Menurutnya, dunia kerja masa depan menuntut kepemimpinan yang kuat, kompetensi profesional yang jelas, kemampuan beradaptasi dengan teknologi, serta jiwa kewirausahaan.

“Generasi muda wajib menguasai teknologi, memiliki jiwa entrepreneur, meningkatkan kompetensi diri, dan tetap menjaga akhlak. Dengan itu, kita tidak hanya bertahan, tetapi juga progresif menghadapi perubahan zaman,” katanya.

Ia juga mendorong pemanfaatan media sosial sebagai ruang edukasi dan penyebaran pesan positif.

Sementara itu, Kepala Dispora Provinsi Jambi, Novriadi, menjelaskan bahwa kegiatan Rejuvenasi ini dirancang sebagai inspirasi gerakan organisasi kepemudaan tahun 2026.

Ia menyebut tujuan kegiatan antara lain:

Menghidupkan kembali semangat perjuangan dan mengembalikan arah dasar pergerakan organisasi.

Menyesuaikan gerak organisasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai dan tujuan awal pendirian.

Mengasah keterampilan, kepemimpinan, kerja sama, dan kemampuan analisis anggota muda sebagai calon pemimpin masa depan.

Membentuk kader berkarakter kuat serta memperkuat nilai-nilai dasar perjuangan organisasi kepemudaan.

Adapun sasaran kegiatan ini adalah seluruh organisasi kepemudaan yang terdaftar, dengan target sekitar 100 organisasi dan lebih dari 200 peserta. Namun, antusiasme peserta disebut membludak, melebihi perkiraan awal panitia.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan gerakan pemuda Jambi yang lebih solid, adaptif, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan masa depan.