DJAMBI.ID, Jambi – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., mendorong Forum Silaturahmi Ummi Muslimah Indonesia (Fahmi Ummi) Provinsi Jambi mengambil peran lebih besar dalam pemberdayaan perempuan, penguatan ketahanan keluarga, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Al Haris saat menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah Fahmi Ummi Provinsi Jambi sekaligus Pengukuhan Pengurus Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Paduko Berhalo, Selasa (29/9/2026) malam.
Al Haris mengapresiasi terbentuknya kepengurusan Fahmi Ummi di Provinsi Jambi. Menurutnya, organisasi perempuan dapat menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan kapasitas perempuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, tentu kita bangga dengan hari ini. Fahmi Ummi melangkah ke ibu kota negara dan hari ini sudah hampir terbentuk di semua provinsi di Indonesia. Ini tidak mudah. Kalau tidak dengan keyakinan yang luar biasa dan semangat yang tinggi, tentu tidak mudah,” ujar Al Haris.
Menurut Al Haris, perempuan memiliki posisi penting dalam membangun keluarga dan kehidupan bermasyarakat. Karena itu, aktivitas perempuan dalam kegiatan sosial, keagamaan maupun organisasi perlu mendapat dukungan dari keluarga.
Ia secara khusus mengajak para suami memberikan dukungan kepada istri yang aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
“Ketika istri kita mengurus umat, ikut pengajian dan kegiatan sosial, maka ikhlaskan. Karena mengurus umat, membangun silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah juga memiliki nilai ibadah,” katanya.
Al Haris menilai semakin banyak wadah organisasi perempuan, semakin terbuka pula kesempatan bagi kaum perempuan untuk belajar, menyampaikan aspirasi, membangun jejaring dan meningkatkan kontribusi bagi keluarga serta masyarakat.
“Semakin banyak wadah, semakin banyak pula ibu-ibu kita yang memiliki tempat untuk menyalurkan aspirasi, belajar, membangun silaturahmi dan memperkuat kehidupan rumah tangga,” ujarnya.
Ia berharap Fahmi Ummi Jambi dapat memperluas program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama dalam penguatan nilai-nilai keislaman, ketahanan keluarga dan kepedulian sosial.
Wakil Menteri Agama RI Dr. KH. Romo H.R. Muhammad Syafii, S.H., M.Hum., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menekankan besarnya peran perempuan dalam membentuk karakter keluarga dan generasi penerus.
Ia menyebut perempuan sebagai madrasah pertama bagi anak-anak sekaligus tempat keluarga kembali.
“Umi ini adalah madrasatul ula. Karena itu, Umi memiliki tugas yang sangat berat dalam membentuk karakter anak-anak yang diamanahkan Allah dalam keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, kualitas keluarga dan generasi mendatang sangat berkaitan dengan peran perempuan dalam mendidik, mendampingi serta memberikan keteladanan kepada anak-anak.
Romo juga berharap Fahmi Ummi dapat mengambil peran dalam berbagai bidang, mulai dari agama, sosial, ekonomi hingga politik, dengan tetap mengedepankan nilai kebenaran, keadilan dan kemaslahatan masyarakat.
Ia juga mendorong adanya kolaborasi antara organisasi masyarakat dan pemerintah agar berbagai program pembangunan dapat lebih mudah diterima dan dirasakan masyarakat.
“Fahmi Ummi ke depan harus kolaboratif. Program-program pemerintah, baik pusat maupun daerah, diharapkan dapat tersampaikan kepada masyarakat melalui jejaring yang ada,” katanya.
Ketua Umum Fahmi Ummi Pusat Hj. Maya Suhasni Siregar, S.E., mengatakan pelantikan pengurus wilayah Fahmi Ummi Provinsi Jambi menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi sekaligus memperluas peran perempuan Muslimah.
Menurut Maya, Fahmi Ummi didirikan pada 29 November 2019 di Sumatera Utara dan berkedudukan di Jakarta dengan wilayah kerja meliputi seluruh Indonesia.
“Pelantikan ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan sebuah awal langkah nyata, komitmen dan tanggung jawab besar dalam menjalankan roda organisasi Fahmi Ummi di Bumi Jambi yang kita cintai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Fahmi Ummi tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga diarahkan sebagai media pemberdayaan perempuan Muslimah dan pengembangan kehidupan keagamaan.
Maya menegaskan Fahmi Ummi merupakan organisasi yang mandiri dan tidak menjadi bagian dari organisasi lain maupun kekuatan sosial politik atau partai politik tertentu.
Sementara itu, Ketua PW Fahmi Ummi Provinsi Jambi Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag., M.Ag., menegaskan komitmennya menjalankan amanah organisasi dengan mengembangkan empat pilar utama, yakni agama, politik, ekonomi dan sosial.
“Empat pilar tersebut bukanlah sesuatu yang berdiri sendiri, tetapi merupakan satu kesatuan yang saling menopang untuk mewujudkan visi besar kami, yaitu melahirkan Muslimah yang berilmu, berdaya dan berkontribusi nyata bagi umat,” jelas Nuraida.
Di bidang agama, Fahmi Ummi akan mendorong penguatan keluarga Islami dan meningkatkan kualitas kegiatan keagamaan.
Di sektor ekonomi, organisasi akan mendorong pemberdayaan perempuan, membuka peluang usaha serta memperkuat jejaring UMKM.
Sedangkan di bidang sosial, Fahmi Ummi berkomitmen hadir di tengah masyarakat dengan memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan sosial dan kontribusi nyata.
Nuraida menegaskan keberhasilan organisasi tidak hanya bergantung pada ketua dan jajaran pengurus, tetapi membutuhkan kebersamaan, kekompakan serta partisipasi aktif seluruh anggota.
Pelantikan Pengurus Wilayah Fahmi Ummi Provinsi Jambi dan Pengurus Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi tersebut menjadi momentum awal untuk memperkuat koordinasi sekaligus menjalankan berbagai program organisasi di tengah masyarakat.
Pemerintah Provinsi Jambi berharap Fahmi Ummi dapat menjadi mitra strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga, pemberdayaan perempuan, pendidikan keagamaan, kepedulian sosial dan pembangunan masyarakat di Provinsi Jambi.












