Jambi – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Seroja Provinsi Jambi periode 2025–2030 resmi dilantik pada Rabu (24/09/2025) di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi. Pelantikan dilakukan oleh Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hesnidar Haris (Hesti Haris), dengan Monalisa Zoerman Manap sebagai Ketua DPP Seroja Provinsi Jambi.
Acara pelantikan turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina DPP Seroja Ratu Munawaroh, jajaran Forkopimda Provinsi Jambi, serta para kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menjadi bukti dukungan penuh terhadap peran organisasi perempuan dalam pembangunan daerah.
Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasinya atas terbentuknya DPP Seroja. Ia menilai Seroja dapat menjadi ruang aktualisasi diri sekaligus wadah positif bagi kaum perempuan di Jambi.
“Saya sangat mengapresiasi pembentukan Seroja. Semakin berumur harus semakin aktif bergerak, semakin banyak aktivitas. Saya sangat mendukung pembentukan Seroja, ibu-ibu harus tampil dan punya peran dalam dunia sosial. Paradigma kehidupan saat ini mengalami perubahan luar biasa, karena itu jadikan paguyuban ini sebagai wadah yang positif,” ujar Al Haris.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga, masyarakat, dan daerah. Melalui Seroja, Gubernur berharap perempuan Jambi dapat lebih berdaya, berpartisipasi aktif, serta menjadi penggerak perubahan sosial.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris juga menyinggung salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Jambi, yaitu Gerakan 5B (5 Butir Telur, 5 Kilogram Beras, dan Rp 50.000). Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam mengatasi stunting di Provinsi Jambi.
Gerakan 5B mewajibkan kontribusi rutin dari pejabat daerah berupa:
- 5 butir telur
- 5 kilogram beras
- Rp 50.000 per bulan
Bantuan tersebut kemudian disalurkan kepada keluarga terdampak stunting. Skema ini dirancang agar bantuan yang diberikan bersifat menyeluruh, mencakup kebutuhan pangan dan dukungan finansial.
“Kita ingin peran organisasi perempuan juga bersinergi dengan program pemerintah, salah satunya Gerakan 5B yang saya inisiasi, untuk mengatasi stunting. Melalui gerakan ini, pejabat daerah ikut berkontribusi nyata dengan menyumbangkan pangan dan dana secara rutin. Perempuan punya peran strategis dalam mendukung keluarga sehat dan sejahtera,” tegas Gubernur Al Haris.
Dengan dilantiknya kepengurusan DPP Seroja Provinsi Jambi 2025–2030, Gubernur Al Haris berharap organisasi ini dapat menjadi penggerak sosial, pemberdayaan, dan peningkatan peran perempuan di tengah masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi perempuan diyakini akan memperkuat upaya pembangunan di berbagai sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, dan ekonomi keluarga.







Komentar