Panitia Merangkap Pemain di Bupati Kerinci Cup 2025, Tuai Sorotan Karena Dinilai Tidak Profesional

DJAMBI.ID, Kerinci — Turnamen Bupati Kerinci Cup 2025 yang seharusnya menjadi ajang pencarian bibit muda berbakat di dunia sepak bola, kini menuai sorotan tajam. Sejumlah peserta dan publik menilai penyelenggaraan turnamen ini tidak profesional, setelah terungkap bahwa beberapa panitia turut bermain sebagai pemain dalam kompetisi tersebut.

Tak hanya anggota panitia, bahkan ketua panitia dan ketua PSSI daerah Kerinci disebut ikut turun ke lapangan. Kondisi ini memunculkan dugaan konflik kepentingan dan menimbulkan pertanyaan besar soal netralitas dan objektivitas panitia dalam menjalankan tugasnya.

“Ini jelas menimbulkan tanda tanya besar soal fairness pertandingan. Kalau panitia ikut bermain, siapa yang bisa menjamin objektivitas keputusan di lapangan?” ungkap salah satu perwakilan tim peserta dengan nada kecewa.

Para peserta khawatir keikutsertaan panitia sebagai pemain dapat memengaruhi pengaturan jadwal, keputusan wasit, hingga hasil pertandingan. Hal ini dianggap mencederai semangat sportivitas dan tujuan utama turnamen yang digagas untuk mencari bibit unggul sepak bola daerah Kerinci.

Publik pun berharap Bupati Kerinci selaku penggagas kegiatan segera menegur dan menertibkan panitia penyelenggara agar pelaksanaan turnamen kembali pada jalur profesional.

Turnamen sebesar Bupati Kerinci Cup seharusnya menjadi panggung bagi pemain muda potensial, bukan ajang “main rangkap jabatan” yang dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap dunia olahraga daerah.

Komentar